History

 
 

Bom ATOM tahun 1945 – Kota Naga Saki dan Hiroshima Jepanghistory-01
Efek Radiasi Bom Atom :

  • Banyak orang menjadi cacat.
  • Banyak anak-anak terlahir cacat.
  • Tanah tidak dapat ditanami pohon-pohon.
  • Efek radiasi masih terasa sampai 20 tahun kemudian
  • Terjadi kelainan genetik
  • Menghambat metabolisme tubuh.

 
Sejarah mencatat :
Penanggulangan untuk kasus radiasi tidak dapat disembuhkan dengan memakan obat atau melalui injeksi biasa. Sampai tahun 1950-an dimulai cara-cara pencegahan dengan cara terapi melalui Inframerah di Jepang kepada pasukan-pasukan yang menderita masalah-masalah radiasi dan ternyata hasilnya sangat memuaskan.

 
history-02Dunia Scientist Energy Bio Vibration

  • DR. Toshiko Yamazaki M.D. (1922 – until now) Jepang Advisor on FIR Expert Research and Technology Head of Research and Development on FIR Product.
  • Prof. Dr. Zhou Shume
  • Prof. Dr. Masau Nakamura (Staf ahli NASA USA)
  • Prof. Dr. Chang Chien Tung (Rector Beijing University)
  • Prof. Zhang Jian Dong (China) The usage of Far Infrared Rays as an Alternative Medicine.
  • Dr. Dean Bonlie (Loma Linda University) Canada. Dr. Bonlie is the president of the North American Academy of Magnetic Therapy.

history-03 DR. Toshiko Yamazaki M.D. Jepang Advisor on Fir Expert Research and Technology Head of Research and Development on FIR Product.

Dalam Bukunya : “The Science of FAR INFRARED WAVE (FIR) THERAPIES” 
Bio FIR, able to remove toxin from the body. Toxin in our body are acidic. Where the toxin are accumulated, blood circulation are blocked. Bio FIR treatment is effective in expanding clogged capillary vessels and successfully dissolving the hidden toxin into the blood and eventually out of body via urine and perspiration.

Read 2522 times